Tak Sepadan

Kita pernah membangun istana pasir
Berdiri megah di bibir pantai
Dibuat perlahan nan lihai
Sampai terlihat detail teterkecil

Namun kita begitu lalai
Tak membangun perisai sebagai proteksi
Melupakan ombak tak terkendali
Yang menghancurkannya dalam sedetik

Terlalu elok untuk musnah sekejap mata
Kau tak berkutik atau mencoba mencegah
Di sisi lain kulindungi sekuat tenaga
Setiap bulir pasir yang tersisa

Dengan tatapan menyangkal
Kusadari sesuatu hal menyakitkan
Semua tenaga ini sungguh tak sepadan
Untukmu yang terlalu sibuk menyerah

Perlahan angin ikut hempas bersamamu
Ombak mulai menghapus jejakmu
Bumi menelan habis keberadaanmu
Api tak segan ikut melahap dirimu
Bangga diriku melakukan semua hal itu

Sebab aku masih ingin membangun istana
Dengan usaha yang sepadan
Sehingga tak lagi hancur karena satu pihak
Selamat tinggal hal tak sepadan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belum Sanggup