6 Tahun Kemudian

Kehilangan menemui semua insan
Melalui cara yang tak pernah sama
Ia dapat menunggu di tengah keramaian
Atau mengejar di lorong penuh kesepian

Bagiku kami bertemu lewat benturan keras
Benturan itu memberi memar di sekujur raga
Sebuah bekas yang terdengar ringan
Tak mungkin berefek signifikan

Menuju 6 tahun kemudian
Memar itu pun tak kunjung hilang 
Seakan terjadi baru saja
Rasa sakit itu masih segar
Hingga mata ini lelah mengeluarkan keringatnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belum Sanggup